Cara Menulis Latar Belakang Skripsi

Definisi Latar Belakang?

Apa yang ada di pikiran anda saat mendengar kata “latar belakang” pertama kali?. Mungkin bagi seorang mahasiswa/i, kata tersebut sudah sangat familiar didengar. Karena itu menjadi bagian penting dari sebuah tugas menulis untuk mahasiswa. Tapi bagi mahasiswa tingkat awal mungkin belum sangat paham apa arti (definisi) dari kata tersebut. Nah, di sini penulis ingin berbagi bagaimana menulis latar belakang yang baik dan benar. Contoh kalimat pada makalah juga akan diberikan pada artikel ini. Jadi, tetap lanjut scroll ke bawah ya guys.

Kita awali artikel ini dengan definisi itu sendiri. Ini penting untuk menyamakan persepsi kita (jika ada yang berbeda pendapat dengan pendapat penulis bisa menuliskan pendapatnya di kolom komentar ya, bisa kita jadikan bahan diskusi bersama). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Latar belakang adalah keterangan mengenai sebuah kejadian untuk melengkapi informasi yang telah tersebar sebelumnya.

Ecarnot, Seronde, Chopard, Schiele, & Meneveau (2015) menjelaskan bahwa latar belakang menjadi sangat penting untuk menarik perhatian pembaca. Khususnya selama proses membaca bagian ini harus membuat pembaca terpikat dengan topik yang diangkat, sehingga muncul keinginan untuk membaca lebih lanjut. Pada bagian ini anda menjelaskan mengapa anda mengangkat masalah ini, apa yang ingin anda capai, dan bagaimana hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Di dalam sebuah makalah latar belakang dapat berisi tentang konteks permasalahan yang dihadapi oleh suatu kelompok tertentu (individu, masyarakat atau organisasi), kesenjangan pengetahuan yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, dan kegunaan makalah terhadap kesenjangan pengetahuan tersebut.

Konteks permasalahan

Contoh membuat konteks permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tertentu:

  • Game mobile memiliki dampak buruk bagi prestasi anak di sekolah.
  • Minat baca anak menurun meskipun informasi sudah sangat mudah didapatkan.
  • Kasus positif COVID-19 masih meningkat meskipun PPKM telah diberlakukan.

Cara Penulisan

Cara penulisan dimulai dari konteks yang umum ke permasalahan yang dihadapi (mengerucut ke bawah). Semakin ke bawah, bahasan menjadi lebih spesifik atau biasa disebut dengan piramida terbalik.

Penulisan konteks

Sebelum menulis, awali dengan membuat poin-poin penting yang ingin dicantumkan.

Contoh poin-poin

Poin-poin yang dapat dicantumkan:

  • Definisi game mobile? jenis dan contohnya
  • Penggunaan game mobile
  • Definisi prestasi anak
  • Faktor-faktor yang memengaruhi prestasi anak
  • Dampak buruk game mobile terhadap prestasi anak

Data pendukung

Konteks permasalahan yang diangkat harus didukung dengan data atau bukti untuk menguatkan teori anda. Sumbernya bisa didapatkan melalui:

  • Survei atau observasi awal
  • Studi literatur
  • Pernyataan pihak berwenang (dari berita atau wawancara peneliti)

Contoh

Game mobile memiliki dampak buruk bagi prestasi anak di sekolah.

  • Studi literatur : sejumlah penelitian menyatakan hal yang serupa.

Konsep kata kunci pada judul harus dijelaskan

Referensi:

Ecarnot, F., Seronde, M. F., Chopard, R., Schiele, F., & Meneveau, N. (2015). Writing a scientific article: A step-by-step guide for beginners. European Geriatric Medicine, 6(6), 573–579. https://doi.org/10.1016/j.eurger.2015.08.005